TUGAS MAKALAH ISBD

PENDAHULUAN

Sebagaimana di ketahui di wilayah propinsi Kalimantan  terdapat keragaman adat dan tradisi n(termasuk salah satu unsure kebudayaan yang universal )dan itu tidak lepas dari akar sejarah perkembanagan masyarakat dalam segala aspek  dan lingkungan ekologinya.implikasi dari itu adalah tidak adanya satu kesatuan adat dan tradisi yang homogen ,karena setting historis penyebaran bangsa dan etnik  dengan budaya yang dimiliki nya setra keadaan ekologi lingkungan.menurut  Schrieke (1957),kondisi yang demikian itu antara lain yang menyebabkan terbentuk nya keragaman kebudayaan dalam berbagai wujut dan bentuknya,oelh karena itu dari masa kemasa kalsel memiliki kekayaan adat dan tradisi yang sangat hiterogen yang masing masing menunjukkan spefikasi  karakteristik .heterogenetis  itu tentu dapat merupakan  asset dan dapat menjadi kekuatan potensial selama kita  sebagai bangsa tetap konsisten berpijak pada perwujudan wawasan nusantar a sebagaii satu kesatuan social dan budaya.sebagai mana di ketahui dalam kontek heterogenetis  corak ragam budaya yang di ANUT oleh masyarakat Indonesia  dari berbagai daerah (gbhn bab II sub E3)

 Mengingat adat berasal dari (bahasa melayu) dan teradisiberasal dari bahasa inggris )mengandung pengertian sebagai kebiasaan yanag bersifat magis religious dari kehidupan suatu penduduk asli,yang meliputi antara lain mengenai nilai –nilai budaya,norma –norma hokum dan aturan- aturaan yang saling berkaitan kemudian menjadi suatu system atau peraturan tradisiaonal (suyono,1985:4-7).maka keragaan adat dan tradisi yang ada antara kalsel  itu pada hakekatnya merupakan asset budaya esensial yang di miliki masing –masing  suatu daerah yang spesifik dan telah teruji dalam perjalanan sejarahnya .dengan demikian ekstensinya dapat menjadi sarana bagi upaya membangun jati diri dan pengembanagan kepribadian (character building) maupun sebagai media untuk mengembangkan  pemahaman dalam kehidupan social sehingga terbangaun solidaritas social (social solidarity)sesame warga masyarakat .bahkan ndalam konteks kebudayaan adat dan tradisi  itu pakan ada kalanya  merupakan salah satu bagian indegeneous knowledge sebagai identitas budaya esensial yang memiliki daya tarik dalam konteks interaksi dan interelasi social budaya yang bernilai tinggi

Dalam hal ini identitas budaya esensial yang oleh Geertz(1960) disebut primordial offinitiesand attachments pada umumnya dimiliki seorang sejak lahir ataub di miliki karena kelahiran nya  (ascribed),sepertikesamaan hubungan kekerabatan ,pertalian darah ,kesamaan daerah kelahiran  kesamaan bahasa dan merupakan candidate for nationhood.identitas budaya esensial cenderung terbentuk dalam  alamiah kehidupan sosialkultural komunitas pendukungnya yang kemudian menjadi banagunan struktur internal budaya mereka .oleh karena itu fleksibelitas struktur internal  sangat berperan terhadap penerimaan unsure unsure eksternal ke dalam budaya .Semakain rigit struktur  internal  semakain  sulit  unsure budaya lain diterima dan  semakain lambat pula terjadinya proses integrasi budaya .namaun demikian  disadari atau tidak sebenarnya pada komunitas juga memiliki mekanisme pemilhan /seleksi dalam penerimaan unsu-unsur budaya eksternal dan itub biasanya lebih berfungsi sebagai pemelihara harmini dalamn kehidupan dan metralisir goncangan-goncanagan yang mungkin timbul sebagai dampak dari adanya kontak dengan unsure unsure budaya eksternal tersebut (Bee,1974)

Terlebih di era globalisasi (dengan dukungan perkembanagan ilmu dan teknologi)yang semakin dahsyat melanda sendi sendi masyarakat dalam kehidupan di hampirsemua segment dan tempat dengan budaya globalnya semakain menjadui kebutuhan mutlak bagi kita untuk menemu kenali identitas budaya esensial lokal yang beragam yanga antara lain dapat di gali dari adat  dan tradisi suatu komunitas sebagai jati diri dan bagian indigeneus knowledge mereka dari masing masing komunitas setiap derah .makalah ini membahas lebih lanjut  bagaimana dan mengapa terbentuknya  keragaman adat dan tradisi banjar darib masa ke masa yang merupakan hasil proses interaksi ,interleasi ,adaptasi,dean akulturasi unsure unsure budayang hetrogen ,juga bagaimana keragaman adat dan tradisi itu di berdayakan menjadi media strategis bagi upaya membangun jatidiri dan pengembanagann keperibadian (character building ) maupun sebagai media untuk mengembangkan pemahanmana dalam kehidupan sosila sehingga terbanagun solidaritas sosilal (social solidarity)sesama warga masyarakat yang bersinergi bagi kemajuan .

Menurut E. B Tylor budaya adalah suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan , kepercayaan , moral, keilmuan, adat dan istiadat dan kemampuan lain beserta kebiasaan yang dapat oleh manusia sebagai

 

anggotamasyarakat.Pada kesempatan ini penulis akan menulis sebuah makalah

tentang kebudayaan suku dayak .

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PEMBAHASAN

Kendati kebudayaan yang di  miliki oleh setiap masyarakat itu tidak sama ,seperti di Indonesia yang terdiri dari  berbagai macam suku bangsa  yang berbeda,tetapi setiap kebudayaan mempunyai ciri atau sifat yang sama .sifat tersebut tidak di artikan spesifik ,melainkan bersifat Universal  dimana budaya itu akan memiliki ciri-ciri yang sama bagi semua kebudayaan  manusia tanpa membedakan faktor ras ,lingkungan alam atau pendididkan yaitu sifat hakiki berlaku umum bagi semua budaya dimanapun misalnya kebudayaan di Kalimantan barat.

            Salah satu nya adalah suku Dayak yang dikenal sebagai sub kelompok Kanayatan. Masyarakat ini berasal dari kelompok induk Dayak Darat yang menurut Andasputra (1997: 1) berjumlah 300.000 jiwa. Ini berarti jumlah Dayak Kanayatan diperkirakan kurang lebih sepertiga dari suku Dayak di Kalimantan barat. Suku Dayak sebenarnya adalah nama kolektif puluhan suku, sub suku dan sub-sub suku. Beberapa kategorisasi digunakan pada masyarakat Dayak, tetapi pada umumnya bisa disebutkan bahwa kelompok induk Dayak terdiri dari Ngaju–Ot Danum, Iban, Punan, Kenyah Kayan, Lun Dayeh dan Land Dayak sebagai kelompok utama di Kalimantan (Avé 1996 : 4). Menurut klasifikasi Mallinckrodt, yang sedikit berbeda dari yang disebut di atas, yakni ada enam suku induk Dayak utama. Kelompok pertama, Kenya – Kayan – Bahhau, yang pada umumnya mendiami daerah Kalimantan Timur. Kedua, suku Ot Danum mendiami Kalimantan Tengah. Ketiga, suku Iban tinggal di daerah Malaysia Timur, Sabah dan Kalimantan Timur. Keempat, kelompok Murut, yang pada umumnya di Malaysia Timur, bagian Sabah dan bagian utara Kalimantan Timur. Kelima, kelompok Klemantan, juga sering diklasifikasikan sebagai Dayak Darat  yang tinggal di Kalimantan BaKita harus mengetahui bahwa dewasa ini bahasa dan latar belakang etnis

Dayak tidak selalu mengikuti wilayah yang sama. Kadang-kadang kelompok terpisah dari sub suku yang pindah ke daerah lain, karena kesempatan ekonomi atau alasan lain. Masyarakat itu membawa bahasa dan kebudayaan sendiri. Bahasa mungkin berubah sedikit, tetapi budaya dapat berubah dengan cepat sesuai dengan lingkungannya. Misalnya, ada informan yang mengatakan, bahwa ada kelompok orang Iban yang baru pindah pada waktu Perang Dunia Kedua dari Sarawak ke Kalimantan Barat (Kalbar). Alasan mereka pindah karena hidup di Sarawak terlalu berat dibandingkan dengan hidup di Kalbar khususnya pada waktu Jepang menduduki Borneo. Setelah perang selesai, kelompok Iban tidak kembali ke tempat asalnya. Kelompok rat dan keenam, kelompok Punan yang pada umumnya tinggal di pedalaman Kalimantan. utama yang bukan etnis Dayak yang tinggal di Kalbar adalah kelompok etnis Melayu, Tionghoa, Jawa, Bugis, dan Madura. 

Pada beberapa dekade terakhir sering ada masalah lingkungan dan masalah etnis di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat yang mendapat perhatian dari media. Banyak terjadi perubahan lingkungan alam secara fisik, tidak hanya disebabkan oleh masalah internal tetapi juga masalah yang berkaitan dengan kondisi kekurangan tanah dan permintaan bahan mentah dari luar Kalimantan. Walaupun kebijaksanaan pada waktu lalu mungkin cukup mantap, sehingga pemerintah mengeluarkan izin kepada perusahaan kayu untuk menebang pohon-pohon, tetapi kebijaksanaan pemerintah belum memperhatikan rencana perusahaan kayu untuk rehabilitasi tanah pada masa yang akan datang. Sekarang,  short term thinking pada waktu itu mengakibatkan erosi tanah, sehingga tidak subur lagi dan merugikan kesempatan pada generasi muda di Kalimantan. 

            Hal itu sangat berbeda dari kebijaksanaan petani tradisional yang membuka ladang secara berpindah-pindah. Setiap keluarga Dayak hanya membuka hutan seluas satu atau dua hektar saja, sehingga keseimbangan ekosistem hutan tidak rusak. Abu dari pembakaran hutan menjadi pupuk alami yang mengakibatkan hasil ladang cukup dan lingkungan pertanian kembali subur untuk manusia bertahan hidup di lingkungannya. Sesudah panen padi atau jagung tanahnya bisa dikembalikan menjadi hutan lagi dalam beberapa waktu. Seandainya bekas ladang sudah menjadi hutan dengan pohon yang sudah cukup tinggi, hutan itu bisa dibuka kembali untuk memenuhi kebutuhan primer masyarakat. 

            Tanaman padi menjadi salah satu faktor esensial pada suku Dayak dalam mewujudkan kebudayaan dan lingkungan hidupnya. Tanaman padi adalah inti dari budaya, pola pikiran dan kosmologi mereka karena keseluruhan hidup berkaitan dengan siklus padi. Seorang informan menyatakan bahwa kalau butiran padi tidak ditanam lagi maka tradisi Dayak bisa terancam punah. Petani ladang gunung atau petani sawah sebenarnya sangat cakap dalam menanam dan memilih bibit padi yang cocok dengan lokasinya. Semua desa memiliki puluhan jenis bibit padi, yaitu beras biasa dan beras ketan, yang ditanam di sawah atau di ladang. Tiap jenis padi mempunyai sifat yang unik, antara lain, tahan hama atau resistensi terhadap serangga, tahan kekeringan, menyesuaikan dengan kondisi kesuburan dan konsistensi tipe tanah. Sifat nasi juga berbeda, ada yang keras ada yang lembut, ada yang aroma wangi dan tidak beraroma.

               Menurut Gubernur Aspar Aswin dalam artikel harian Kompas tanggal

4 April 1997, jumlah penduduk suku Dayak sekitar 42 persen dari seluruh jumlah penduduk di Kalbar. Hal itu juga menjadi alasan untuk memutuskan fokus perhatian pada kelompok Dayak di Kalbar dan memilih Dayak Kanayatan sebagai kelompok penelitian. Sulit sekali untuk memastikan siapa orang Dayak Kanayatan yang juga dikenal oleh beberapa pihak sebagai Dayak Kendayan atau juga diklasifikasikan sebagai salah satu kelompok dari  Dayak Darat. Bahasa mereka adalah Bahasa Bakati yang juga sering 

digunakan sebagai klasifikasi kelompok. Seorang misionaris asal Eropa yang menjadi warga negara Indonesia dan lama tinggal di daerah Kanayatan menjelaskan bahwa klasifikasiDayak tidak selalu jelas

 dan membingungkan masyarakat Dayak sendiri. Dalam makalah ini kedua istilah Kanayatan dan Bakati digunakan. Pada waktu reformasi dan era otonomi daerah sekarang ini latar belakang etnis menjadi alat kuasa politik.

                Suku Dayak dikatakan sebagai salah satu kelompok etnis tertua di Kalimantan. Menurut mitos, nenek moyang orang Dayak berasal dari Kalimantan. Catatan sejarah tentang orang Dayak sebelum tahun 1850 sebenarnya sangat nihil, dan orang Dayak Kanayatan sendiri hanya mempunyai sejarah lisan. Ada beberapa hipotesis dari para ahli, seperti dari Kern dan Bellwood yang menunjukkan bahwa orang pada zaman sekarang di Nusantara mungkin berasal dari Yunan, Tiongkok yang datang ke Nusantara secara bergelombang beberapa milenium sebelumnya. Pada tahun 1938 ditemukan tengkorak  Homo Sapiens yang berumur sekitar 38.000 tahun di salah satu gua di Niah, yang terletak di pantai utara Sarawak. Tengkorak itu mirip tengkorak suku Dayak Punan pada zaman sekarang (Avé 1996 : 6).

            Kelompok Kanayatan yang berbahasa Bakati tinggal di dusun Senapit, desa Seles, Kecamatan Ledo yang terletak di kaki gunung Seles. Masyarakat  Secara tradisional suku Dayak tinggal di tengah hutan di rumah panjang yang tingginya beberapa meter dari tanah sehingga penghuni menggunakan

tangga untuk naik ke lantai rumah. Mereka tinggal di rumah panjang yang tinggi dari tanah supaya hidup lebih aman dari binatang ganas. Pada zaman dahulu hal itu juga dimaksudkan untuk menghindari musuh anggota suku Dayak yang mencari kepala manusia (ritual pengayau) sebagai bagian dari kepercayaan mereka. Menurut kosmologi mereka kegiatan mengayau dilakukan supaya mendapat kekuatan gaib yang menguntungkan bagi suku dan daerah mereka. Selain itu juga untuk mengusir roh jahat dan sesuatu yang tidak baik atau menyakitkan bagi kehidupan manusia.

            Kelompok bahasa suku Dayak Kanayatan diklasifikasikan sebagai

bagian keluarga dari bahasa induk Austronesia. Lebih persis sub keluarga bahasa Malayu-Polinesia Barat menurut sebuah organisasi ahli linguistik bernama Ethnologue. Suku Dayak Kanayatan berlokasi di utara dari Pontianak dan selatan dari perbatasan Malaysia-Indonesia. Kota yang penting di daerah suku Kanayatan adalah kota Bengkayang, Lumar, Sangga-Ledo, Salamantan, Menjalin, Darit, Ngabang dan Serimbu. 

 Faktor penting yang mewujudkan bahasa di Kalbar adalah keadaan geografis dan pemerintah adat lokal. Faktor geografis atau batas alam mempersulit interaksi dengan masyarakat dari jauh. Sama dengan sistem adat pemerintah yang dikenal sebelum merdeka dengan nama pemerintahan Benua. Daerah Benua, besarnya sampai sekitar 10 kampung. Urusan yang tidak dikelola oleh kampung seperti tindakan-tindakan kriminal atau masalah keamanan dari luar dikelola oleh kepala Benua. Hubungan politik dalam Benua dapat mewujudkan kesamaan bahasa atau dialek. Sebenarnya sampai

sekarang bahasa Bakati Rara atau Bakati Sebiha dipakai di daerah Benua. mereka sendiri. Pada umumnya klasifikasi bahasa mengikuti daerah Benua walaupun pemerintah Benua tidak ada lagi dalam pemerintahan dewasa ini. Bang Albertus dari Institut Dayakologi mengklasifikasikan setidaknya sembilan logat Bakati di suku Kanayatan. Dia membedakan logat Bakati dari beberapa Benua yaitu; Rara, Palayo,Sebiha, Lumar, Kanayatan Satango, Subah, Kuma-Sengayan, Sara dan Riok.   

 

Mata pencaharian dan seni suku dayak kayatan

Pada dasarnya kebutuhan pokok dipenuhi oleh lingkungannya. Sudah dikatakan sebelumnya bahwa Orang Dayak berburu dan berladang. Padi (Oriza Sativa) dari keluarga Poacerea adalah suatu yang paling penting dalam kehidupan Dayak. Keaneka-ragaman jenis bibit padi sangat tinggi. Masyarakat Dayak terdiri dari petani ladang berpindah-pindah. Ladang gunung baru dipilih dengan izin kepala desa. Pada umumnya hanya ladang yang ditanam setidaknya tujuh atau sepuluh tahun sebelumnya digunakan

lagi. Tanah hutan yang semakin lama tidak digunakan untuk ladang semakin subur. Keuntungan lain dari ladang berpindah-pindah adalah karena setelah  tanah cukup lama tidak digunakan menjadi hutan lagi sehingga tidak banyak rumput yang tetap hidup. Itu berarti ladang tidak perlu digarap secara intensif setelah padi muncul dan tumbuh. 

            Biasanya padi ladang di tanam pada bulan Agustus dan September, setelah ladang di bakar dan dibersihkan. Masyarakat tidak menggunakan alat-alat canggih dan juga tidak menggunakan tenaga hewan seperti kerbau atau sapi. Mereka hanya menggunakan parang, kapak, cangkul dan tenaga manusia untuk mempersiapkan ladang. Petani-petani menggunakan abu dari kayu yang dibakar sebagai pupuk yang sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan padi di ladang. Seandainya ladang sudah siap untuk disebarkan bibit padi, petani membuat lubang dengan tongkat, setelah itu langsung beberapa bibit padi dimasukkan dan lubang ditutupi.  Ada upacara pada saat bibit padi ditanam dengan gaya melingkar dan memberi korban ayam sebagai sesajen. Selama masa tumbuh padi ada ritual dan memberi korban sesajen, supaya roh jahat dan baik merasa puas dan panen tidak gagal tetapi berlimpah. Pada waktu ritual sesajen ada pantangan makanan pada keluarga sesuai dengan yang disuruh oleh  balian, misalnya tidak bisa makan rusa atau rebung selama beberapa minggu. Pesta besar bernama Gawai ada pada waktu panen. 

            Seni adalah konsep yang terkait dengan segala aspek hidup sehari-hari

orang Dayak. Mulai dari alat cangkul yang digunakan di ladang sampai patung kepercayaan yang dipahat memiliki nilai religi yang tinggi.   Salah contoh karya seni lain adalah sejenis alat dari bambu dan rotan yang bernama  bubu untuk menangkap ikan, keong dan kepiting. Sebenarnya bubu adalah suatu kerajinan-tangan yang dibentuk dengan sangat indah. Dulu memang ada banyak peralatan sehari-hari seperti, pakaian, senjata, topeng, tikar, patung, keranjang, dan tempat untuk menyimpan beras yang diciptakan dan dibuat oleh masyarakatnya sendiri.

              Pakaian khas Dayak dari kulit kayu masih dipakai pada waktu Perang Dunia Kedua. Waktu itu memang sulit sekali untuk mendapatkan kain untuk menjahit celana dan baju, itu alasannya masyarakat kembali menggunakan pakaian tradisional. Warna juga menjadi hal yang penting bagi orang Dayak. Dulu orang Melayu yang menjual kain kepada orang Dayak hulu sungai menyatakan bahwa hanya warna hitam dan merah yang diminati oleh orang Dayak. Sekarangpun warna hitam dan merah masih menjadi warna tradisional Dayak Kanayatan.  Di Senapit ada pondok adat warisan dari nenek moyang, yang tidak jauh dari gereja Katolik. Jarang orang  yang masuk daerah itu lagi, terutama pemuda dan pemudi. Di sana ada beberapa patung yang bernama Raja Gandi, Niagun Nimpa, Gandi Amas dan Bereniyo yang mengandung nilai spiritualyang menjaga manusia dari kesialan dan membantu masyarakat mengatasi masalah. 

Balian di Senapit yang sudah cukup tua telah banyak lupa tentang hal yang diceritakan oleh orang tua mereka, seperti mengenai roh-roh dan tempat spiritual tersebut. Dulu memang masyarakat berkumpul di tempat suci itu pada waktu panen, menanam padi atau kalau ingin mengadakan perayaan yang besar. Tidak jauh dari patung ada tempayan kuno yang digunakan dalam upacara tradisional. Di atas tempat patung tradisional itu ada beberapa tengkorak yang bagian tulang atasnya diberi motif tradisional. Tengkorak di pondok suci  adalah tengkorak hasil pengayauan oleh panglima pada zaman dulu.

Dalam adat pernikahan  suku dayak .  Upacara pernikahan dalam bahasa Bakati disebut  berkinja.  Proses sebelum pernikahan sangat menarik dan akan dideskripsikan di bawah ini. Pada waktu laki-laki dan perempuan merasa cocok untuk menjadi pasangan hidup laki-laki dari pasangan tersebut menghubungi perantara menemui orang-tua perempuan meminta izin untuk laki-laki tersebut menikahi anaknya. Seandainya orang tua perempuan setuju mereka akan menghubungi orang-tua laki-laki. Kalau orang-tua kedua belah pihak setuju dengan pernikahan tersebut, izin resmi diberikan untuk pernikahan. Pada umumnya pernikahan akan dilaksanakan dalam waktu tiga bulan setelah ada persetujuan kedua belah pihak dan pada waktu itu ada upacara kecil, laki-laki berjalan secara resmi dari rumah orang tua perempuan atau sebaliknya. Di pesta pernikahan semua orang desa dipanggil, dan dalam upacara tersebutbabi dan ayam dikorbankan sebagai sajen dan kemudian daging itu menjadi hidangan pesta.

             Pada umumnya upacara pernikahan dan sunatan dilakukan pada waktu mereka tidak sibuk di ladang.  Kepercayaan tradisional Dayak sangat terkait dengan aktivitas pertanian danbagi mereka kepercayaan juga sangat berkaitan dengan persoalan mendapatkan nasib baik untuk diri sendiri, keluarga, dusun dan daerahnya. Dalam kepercayaan mereka berbagai upacara dilaksanakan supaya roh-roh jahat kalah dari roh-roh baik sehingga kehidupan mereka di pemukiman lebih aman dan mereka memperoleh rejeki. Sering mereka mengatakan bahwa ada keinginan punya keturunan, panen yang cukup dengan kebutuhan mereka, dan hubungan baik dengan manusia lain. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penutup

Orang Banjar memang komunitas minoritas di tanah Dayak Kalimantan Tengah.Namun kekuatan roh bahasanya tak lekang bisa digeser oleh bahasa etnis mana pun diprovinsi itu, sekali pun ia bahasa mayoritas (Dayak Ngaju, misalnya). Orang Ngaju atau orangMaanyan ketemu orang Banjar sudah jelas pilihan bahasa yang digunakan adalah bahasa Banjar (bukan bahasa Indonesia). Yang lebih memprihatinkan lagi bila orang Ngaju ketemu

orang Maanyan pilihan bahasa yang digunakan bukan Ngaju atau Maanyan, atau bahasa

Indonesia sekali pun melainkan bahasa Banjar. Dari fenomena tersebut, bahasa daerah dari

Kalimantan ini sudah menembus batas-batas linguistik bahasa Ngaju maupun bahasa

Maanyan. Ia sudah tidak sekadar bertahan untuk komunitasnya sendiri namun sudah

menggeser (shifting) bahasa-bahasa orang Dayak di Kalimantan Tengah.

  Terjadi nya perubahan adat istiadat yang terjadi pada suku daya di karenakan beberapa penyebab di antara nya adanya perselisihan antara suku Madura dengan suku dayak,merupakan sebuah sejarah yang sangat tragis dimana pada peristiwa itu terjadi pertumpuahan darah antar suku.dan pada peristiwa tersebut harusnya menjadi sebuah pengalaman yang tidak perlu untuk di lanjutkan cukup dan diharapkan adanya usaha penjalinan kerjasama dalam membangun persaudaraan yang sudah retak demi menciptakan kebinikaan antar sesame manusia antar sesame masyarakat se Indonesia.

            Budaya merupakan sebuah anugarah yang perlu untuk di kembangkan dan di jaga kelestarian nya berdasarkan norma dan adat yang berlaku pada suatu wilayah tersebut demi menjaga dan melestariakan sebuah warisan dari nenek moyang maka perlu ada nya kesadaran dari generasi muda yang aada untuk mempertahan kan nya dan tidak merubah kebudayaan dan adat istiadat yang sudah di buat oleh nenek moyang sebelumnya.

           

 

           

   

Posted in Uncategorized | Leave a comment

KUNCI JAWABAN D…

KUNCI JAWABAN DASTAN

BPK MAHBUB

  1. Inceptisol benar

Inceptisol adalah tanah – tanah yang dapat memiliki epipedon okhrik dan horison albik seperti yang dimiliki tanah entisol juga yang menpunyai beberapa sifat penciri lain ( misalnya horison kambik) tetapi belum memenuhi syarat bagi ordo tanah yang lain. Inceptisol adalah tanah yang belum matang (immature) yang perkembangan profil yang lebih lemah dibanding dengan tanah matang dan masih banyak menyerupai sifat bahan induknya (Hardjowigeno,1993)

Inceptisol mempunyai karakteristik dari kombinasi sifat – sifat tersedianya air untuk tanaman lebih dari setengah tahun atau lebih dari 3 bulan berturut – turut dalam musim – musim kemarau, satu atau lebih horison pedogenik dengan sedikit akumulasi bahan selain karbonat atau silikat amorf, tekstur lebih halus dari pasir geluhan dengan beberapa mineral lapuk dan kemampuan manahan kation fraksi lempung ke dalam tanah tidak dapat di ukur. Kisaran kadar C organik dan Kpk dalam tanah inceptisol sangat lebar dan demikian juga kejenuhan basa. Inceptisol dapat terbentuk hampir di semua tempat kecuali  daerah kering mulai dari kutup sampai tropika. (Darmawijaya, 1990)

  1. benar karena

Budidaya padi di lahan pasang surut memerlukan teknologi dan sarana produksi yang spesifik karena kondisi lahan dan lingkungan tumbuhnya tidak sama dengan sawah irigasi. Lahan pasang surut berbeda dengan lahan irigasi atau lahan kering yang sudah dikenal masyarakat. Perbedaanya menyangkut kesuburan tanah, ketersediaan air dan teknik pengelolaannya. Pengelolaan tanah dan air ini merupakan kunci keberhasilanusaha tani di lahan pasang surut. Dengan upaya yang sungguh-sungguh lahan pasang surut ini dapat bermanfaat bagi petani dan masyarakat luas.

  1. Benar

Gambut adalah jenis tanah yang terbentuk dari akumulasi sisa-sisatetumbuhan yang setengah membusuk; oleh sebab itu, kandungan bahan organiknya tinggi[1]. Tanah yang terutama terbentuk di lahan-lahan basah ini disebut dalam bahasa Inggris sebagai peat; dan lahan-lahan bergambut di berbagai belahan dunia dikenal dengan aneka nama seperti bogmoormuskegpocosinmire, dan lain-lain. Istilah gambut sendiri diserap dari bahasa daerah Banjar

  1. 4.    Benar

Tanah sulfat masam merupakan tanah yang mengandung senyawa phryte (FeS2), banyak terdapat di daerah rawa, pasang surut maupun lebak. Mikroorganisme sangat berperan dalam pembentukan tanah tersebut. Pada kondisi tergenang senyawa tersebut bersifat stabil, namun bila telah teroksidasi maka akan memunculkan problem, bagi tanah, kualitas kimia perairan dan biota-biota yang berada baik di dalam tanah itu sendiri maupun yang berada di badan-badan air, dimana hasil oksidasi tersebut tercuci ke perairan tersebut. Mensvoort dan Dent (1998) menyebutkan bahwa senyawa pirit tersebut merupakan sumber masalah pada tanah tersebut

  1. ??
  2. 6.   salah

Lahan kelas kemampuan I mempunyai sedikit penghambat yang membatasi penggunaannya. Lahan kelas I sesuai untuk berbagai penggunaan pertanian, mulai dari tanaman semusim (dan tanaman pertanian pada umumnya), tanaman rumput, padang rumputm hutan produksi, dan cagar alam. Tanah-tanah dalam kelas kemampuan I mempunyai salah satu atau kombinasi sifat dan kualitas sebagai berikut: (1) terletak pada topografi datar (kemiringan lereng < 3%), (2) kepekaan erosi sangat rendah sampai rendah, (3) tidak mengalami erosi, (4) mempunyai kedalaman efektif yang dalam, (5) umumnya berdrainase baik, (6) mudah diolah, (7) kapasitas menahan air baik, (8) subur atau responsif terhadap pemupukan, (9) tidak terancam banjir, (10) di bawah iklim setempat yang sesuai bagi pertumbuhan tanaman umumnya

B. LENGKAPI PERTANYAAN

1. CIRI- LAHAN BASAH

Lahan basah atau wetland (Ingg.) adalah wilayah-wilayah di mana tanahnya jenuh dengan air, baik bersifat permanen (menetap) atau musiman. Wilayah-wilayah itu sebagian atau seluruhnya kadang-kadang tergenangi oleh lapisan air yang dangkal. Digolongkan ke dalam lahan basah ini, di antaranya, adalah rawa-rawa (termasuk rawa bakau), paya, dan gambut. Air yang menggenangi lahan basah dapat tergolong ke dalam air tawar, payau atau asin.

2. arti symbol:

S1 : sangat sesuwai

Lahan tanpa pembatas bagi kelangsungan produksi suatu penggunaan tertentu.

S2 : agak sesuwai

Lahan dengan pembatas ringan yg menurunkan produksi,meningkatkan biaya produksi,namun secara fisik/ekonomis masih sesuwai untuk penggunaan tertentu.

S3 : hamper sesuwai

Lahan dgn fak pembatas sedang mempengaruhi factor produksi/meningkatkan biaya produksi.secara ekonomis bersifat marginal

N1 : tidak sesuwai saat ini

Lhn dgn pembatas berat,yg blm dpt di batasi dengan teknologi yg ada pada batas2 biaya wajar..sehingga membatasi kesesuwaian dlm penggunaan tertentu.

N2 : tidak sesuwai selama nya.

Lahan dgn pembatas berat sehingga tidak memungkinkan untuk pengolahan.

C.esai

1. apa yg di maksut tanah sulfat masam?apa masalahnya dan bagai mana mengatasinya??

Jawab:

Tanah sulfat masam merupakan tanah yang mengandung senyawa phryte (FeS2), banyak terdapat di daerah rawa, pasang surut maupun lebak. Mikroorganisme sangat berperan dalam pembentukan tanah tersebut. Pada kondisi tergenang senyawa tersebut bersifat stabil, namun bila telah teroksidasi maka akan memunculkan problem, bagi tanah, kualitas kimia perairan dan biota-biota yang berada baik di dalam tanah itu sendiri maupun yang berada di badan-badan air, dimana hasil oksidasi tersebut tercuci ke perairan tersebut. Mensvoort dan Dent (1998) menyebutkan bahwa senyawa pirit tersebut merupakan sumber masalah pada tanah tersebut.

Solusi:

1. Penyiapan lahan sistem olah tanah konservasi merupakan teknologi yang dapat mengendalikan dan mengkonservasi pirit yang terdapat pada lapisan tanah.

2.  Sistem olah tanah konservasi dapat diterapkan sebagai pengganti sistem olah tanah yang  mengguanakan banyak tenaga kerja

3. Tahapan kegiatan dalam penerapan sistem penyiapan tanpa olah tanah: vegetasi (gulma dan sisa tanaman sebelumnya) disemprot dengan herbisida (glyfostat, paraquat, dan sulfo sat). Selanjutnya, setelah gulma mati kemudian direbabkan menggunakan alat bantu (seperti drum, batang pisang atau kelapa, digilas dengan roda traktortanagn) sampai rata dengan permukaan tanah untuk memudahkan pelaksanaan tanam padi (Simatupang, 2006).

Prinsip dasar pemberian kapur pada tanah sulfat masam adalah untuk menekan kemasaman tanah terutama akibat kelarutan Al3+ yang tinggi dan juga untuk kemepanan pemupukan. Pemberian kapur, dolomit, atau batuan fosfat alam banyak disarankan

 

Aside | Posted on by | Leave a comment

DASAR ILMU TANA…

DASAR ILMU TANAH

Soal ujian akhir semester genap

Dosen :ir.mahbub,MP

  1. Tanah inceptisol adalah tanah yang banyak di jumpai pada lahan basah (benar/salah)
  2. Kunci keberhasilan usaha tani di lahan pasang surut adalah pengelolaan tanah (benar/salah)
  3. Gambut adalah tanah yang terdiri dari sisa sisa tanaman yang telah busuk (benar/salah)
  4. Tanah sulfat masam terdapat pada tanah yang mengandung pirit (benar/salah)
  5. Semakin tinggi kemampuan lahan semakin besar factor penghambatnya(benar/salah)
  6. Lahan kelas 1 cocok di manfaatkan untuk hutan lindung dan cagar alam (benar/salah )

B.

1. cirri cirri lahan basah

2.apa arti symbol S1,S2,S3,N1,dan N2 dalam kelas kesesuwaian lahan

C.ESAI

1. apa yang di maksut dengan tanah sulfat masam dan apa masalah dan bagai mana cara mengatasinya.jelaskan secara singkat.

FISIOLOGI TUMBUHAN

Dosen : Ir.Djodjok Rahardjo,Ms

  1. Bagaimanakah pengaruh auksin terhadap pertumbuhan tanaman ?jelaskan.
  2. Bagaimanakah pengaruh giberlin terhadap pertumbuhan tanaman?
  3. Apakah terdapat persamaan dan perbedaan pengaruh auksin dan giberlin?
  4. Bagaimanakah pengaruh asam suksinat dan asam traumatat

Dasar Agronomi

Dosen : bakti nur ismuhajaroh,sp,mp

  1. Sebutkan 4 kegunaan air irigasi dan jelas kan masing masing
  2. Kerugian apa saja yang di timbulkan gulma
  3. Terangkan istilah – istilah di bawah ini
    1. Prmberantasan gulma secara mekanis
    2. Pembrantsan gul scra kimia
    3. Pemb gul secara biologi
    4. Pemb gul secara kompetisi

 

GENETIKA

DOSEN ;

  1. Jelaskan mengapa statistic di perlukan dalam genetika
  2. Jika di ketahui bahwa peluang hilngnya gen 0,5 %.dari 100 tanmn yg di ambil scr acak maka perapa peluang

a.tidak ada gen yang hilang

b. paling banyak ada 2 tanaman yang hilang.

3. jelaskan apa yang di maksut dengan genetika populasi dan aspek apa saja yang di pelajari

4.kemampuan dominan untuk merasakan PTC berasal dari gen T di antara 215 individu dari suatu individu dari suatu populasi di Vancouver ,150 dapat mendeteksi rasa PTC dan  65 tidak dapat mendeteksi PTC hitunglah frekuensi alel T,dan t apakah populasi itu dalam porsiHARDY –WEINBERG.jelaskan hokum kesetimbangan Hardy weinbergh

5. di ketahui frekuensi gol darah B dn O masing masing adalah 0.6 dan 0.15 tentukan frekuensi fenotif bergolongan darah A dan AB.

 

OPT

 

DOSEN:YUSRIADI MARSUNI

  1. Bermacam macam penularan penyakit antara satu tanaman ke tanaman klain yang paling penting dan sangat berbahaya adalah melalui……..jelaskan…..
  2. Penyakit tanaman di artikan sebagai berikut …..jelaskan …….
  3. Ada berbagai macam penyebab penyakit pada tanaman terutama bersifat biotic sebutkan dan tulis  nama latin dari penyebab tersebut sebanyak 5 macam
  4. Ada berapa macam cara pengendalian ?mengapa pengendalian dengan pestisida menjadi cara terakhir?
  5. Anda ketahui apakah penggunaan dari pestisida tersebut.mempunyai dampak yang merugikan jelaskan..
  6. Apakah saudara dapat membedakan secara visual antara tanaman sakit karena serangan hama dengan mikro organism?
  7. Apa yang di maksut dengan pengendalian hayati (biocontrol ).coba berikan contohnya..?

 

 

SELAMAT BEKERJA GOOD LACK

JAWABAN MENYUSUL….

TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN NYA.

 

         

 

 

 

Aside | Posted on by | Leave a comment

PENDAHULUANLata…

PENDAHULUAN

Latar  Belakang

            Membahas tentang manusia berarti membahas tentang kehidupan sosial dan budayanya, tentang tatanan nilai-nilai, peradaban, kebudayaan,lingkungan, sumber alam, dan segala aspek yang menyangkut manusia dan lingkungannya secara menyeluruh.

            Manusia adalah mahluk hidup ciptaan tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam, mengalami kelahiran, pertumbuhan, perkembangan, dan mati, dan seterusnya, serta terkait dan berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbal balik baik itu positif maupun negatif.

            Kehidupanmanusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya.Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan. Seringkali lingkungan yang terdiri dari sesama manusia disebut juga sebagai lingkungan sosial. Lingkungan sosial inilah yang membentuk sistem pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk kepribadian seseorang

            Manusia mendapakna unsur-unsur yang diperlukan dalam hidupnya dari lingkungan. Makin tinggi kebudayaan manusia, makin beraneka ragam kebutuhan hidupnya. Makin besar jumlah kebutuhan hidupnya berarti makin besar perhatian manusia terhadap lingkungannya.

            Perhatian dan pengaruh manusia terhadap ligkungan makin meningkat pada zaman teknologi maju. Masa ini manusia mengubah lingkungan hidup alami menjadi lingkungan hidup binaan. Eksplotasi sumber daya alam makin meningkat untuk memenuhin bahan dasar industri. Sebaliknya hasil industri berupa asap dan limbah mulai menurunkan kualitas lingkungan hidup.

Berdasarkan sifatnya, kebutuhan hidup manusia dapat dilihat dan dibagi menjadi 2, yaitu kebutuhan hidup materil antara lain adalah air, udara, sandang, pangan, papan, transportasi sera perlengkapan fisik lainnya. Dan kebutuhan nonmateril  adalah rasa aman, kasih sayang, pengakuan atas eksistensinya, pendidikan dan sistem nilai dalam masyarakat.

            Manusia merupakan komponen biotik lingkungan yang memiliki daya fikir dan daya nalar tertinggi dibandingkan makluk lainnya. Di sini jelas terlihat bahwa manusia merupakan komponen biotik lingkungan yang aktif. Hal ini disebabkan manusia dpaat secara aktif mengelola dan mengubah ekosistem sesuai dengan apa yang dikehendaki. Kegiatan manusia ini dapat menimbulkan bermacam-macam gejala.

 

 

Tujuan

            Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memberikan wawasan terhadap mahasiswa tentang bagaimana:

1.        Memahami  pengertian manusia

2.        Mengetahui kondisi lingkungan yang kondusif  bagi manusia

3.        Memberikan gambaran hubungan manusia dengan lingkungannya

4         Mencegah dampak-dampak negatif dari pengaruh manusia pada  lingkungannya

5.       Menganalisis sumber daya alam terkait sebagai kebutuhan manusia dan

mengklarifikasinnya.

 

Metode Penulisan

            Dalam penulisan makalah manusia dan lingkungan ini penulis menggunakan metode kajian pustaka dengan menggunakan media pustaka dan berbagai sumber media elektronik yang dewasa ini berkembang dengan

pesatnya.

 

 

 

 

 

 

 

PEMBAHASAN

Pengertian Manusia dan Lingkungan

Pengertian Manusia

            Manusia adalah makhluk hidup ciptaan tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam, mengalami kelahiran, pertumbuhan, perkembangan, mati, dan seterusnya, serta terkait dan berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbal balik positif maupun negatif.Manusia adalah makhluk yang terbukti berteknologi tinggi. Ini karena manusia memiliki perbandingan massa otak dengan massa tubuh terbesar diantara semua makhluk yang ada di bumi. Walaupun ini bukanlah pengukuran yang mutlak, namun perbandingan massa otak dengan tubuh manusia memang memberikan petunjuk dari segi intelektual relatif.

            Manusia atau orang dapat diartikan dari sudut pandang yang berbeda-beda, baik itu  menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai homo sapiens (bahasa latin untuk manusia) yang merupakan sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi.

            Manusia juga sebagai mahkluk individu memiliki pemikiran-pemikiran tentang apa yang menurutnya baik dan sesuai dengan tindakan-tindakan yang akan diambil. Manusia pun berlaku sebagai makhluk sosial yang saling berhubungan dan keterkaitannya dengan lingkungan dan tempat tinggalnya.     Pengertian Lingkungan

            Lingkungan adalah suatu media dimana makhuk hidup tinggal, mencari penghidupannya, dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang terkait secara timbal balik dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya, terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks.

Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan. Pengertian lain dari lingkungan adalah segala sesuatu

 yang ada disekitar manusia yang memengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung.(Afand.abatasa.com)

Lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Jika kalian berada di sekolah, lingkungan biotiknya berupa teman-teman sekolah, bapak ibu guru serta karyawan, dan semua orang yang ada di sekolah, juga berbagai jenis tumbuhan yang ada di kebun sekolah serta hewan-hewan yang ada disekitarnya. Adapun lingkungan abiotik berupa udara, meja kursi, papan tulis, gedung sekolah, dan berbagai macam benda mati yang ada disekitar.

            Seringkali lingkungan yang terdiri dari sesama manusia disebut juga sebagai lingkungan sosial. Lingkungan sosial inilah yang membentuk sistem pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk kepribadian seseorang. (Wikipedia 2012)

 

Pengertian Ekologi

            Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos (“habitat”) dan logos (“ilmu”). Ekologi berarti ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (18341914). Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya.

Kita mengenal beberapa definisi untuk ekologi, misalnya:

a)       Ekologi ialah cabang biologi yang mempelajari hubungan timbal balik manusia dengan lingkungannya.

b)       Ekologi ialah studi ilmiah tentang interaksi yang menentukan penyebaran dan kepadatan makhluk hidup.

c)       Ekologi ialah biologi lingkungan.

            Bertolak dari definisi ekologi ialah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya maka ekologi dapat juga diartikan sebagai imu yang membahas hubungan manusia dan lingkungannya dipandang dari kepentingan dan kebutuhan  manusia terhadap lingkungan itu sendiri.

            Ekologi merupakan cabang ilmu yang masih relatif baru, yang baru muncul pada tahun 70-an. Akan tetapi, Ekologi mempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang biologinya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antara makhluk hidup dengan benda tidak hidup di tempat hidup atau lingkungannya. Ekologi, biologi dan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botani yang menggambarkan bahwa ekologi mencoba memperkirakan dan menggambarkan sebagian besar rantai makanan manusia.

            Para ahli ekologi mempelajari perpindahan energi dan materi dari makhluk hidup yang satu kepada makhluk hidup yang lain dalam lingkungannya serta faktor-faktor yang menyebabkannya. Serta perubahan populasi atau spesies pada waktu yang berbeda dalam faktor-faktor yang menyebabkannya. Terjadi hubungan antarspesies (interaksi antarspesies) makhluk hidup dan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Kini para ekolog (orang yang mempelajari ekologi) berfokus kepada ekowilayah bumi dan riset perubahan iklim.

            Terkadang ekologi dibandingkan dengan antropologi, sebab keduanya menggunakan banyak metode untuk mempelajari suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Antropologi ialah tentang bagaimana tubuh dan pikiran kita dipengaruhi lingkungan kita, sedangkan ekologi ialah tentang bagaimana lingkungan kita dipengaruhi tubuh dan pikiran kita.(Wikipedia 2012)

 

Lingkungan Hidup Manusia

            Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 Pasal 1 Angka 1 mengartikan Lingkungan Hidup sebagai “kesatuan ruang dengan kesemua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya”.(Anonim 2009)

            Manusia hidup, tumbuh, dan berkembang dalam lingkungan alam dan budayanya. Dalam lingkungan alamnya manusia hidup dalam sebuah ekosisten yakni, suatu unit atu satuan fungsional dari makhluk-makhluk hidup dengan lingkungannya. Dalam ekosisten terdapat komponen abiotik pada umumnya merupakan faktor lingkungan yang mempengaruhi makhluk-makhluk hidup diantaranya: tanah, udara atau gas-gas yang membentuk atmosfer, air, cahaya, suhu atau temperatur, Sedangkan komponen biotik diantaranya adalah: produsen, konsumen, pengurai.

Pengaruh Manusia Pada Alam Lingkungan Hidupnya

Manusia sedikit demi sedikit mulai menyesuaikan diri pada alam lingkungan hidupnya maupun komunitas biologis di tempat mereka hidup. Perubahan alam lingkungan hidup manusia tampak jelas di kota-kota, dibanding dengan pelosok dimana penduduknya masih sedikit dan primitif.

Perubahan alam lingkungan hidup manusia akan berpengaruh baik secara positif ataupun negatif. Berpengaruh bagi manusia karena manusia mendapatkan keuntungan dari perubahan tersebut, dan berpengaruh tidak baik karena dapat dapat mengurangi kemampuan alam lingkungan hidupnya untuk menyokong kehidupannya.

Manusia merupakan komponen biotik lingkungan yang memiliki kemampuan berfikir dan penalaran yang tinggi. Disamping itu manusia memiliki budaya, pranata sosial dan pengetahuan serta teknologi yang makin berkembang. Peranan manusia dalam lingkungan ada yang bersifat positif dan ada yang bersifat negatif. Peranan manusia yang bersifat negatif adalah peranan yang merugikan lingkungan. Kerugian ini secara langsung atau pun tidak langsung timbul akibat kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, peranan manusia yang bersifat positif adalah peranan yang berakibat menguntungkan lingkungan karena dapat menjaga dan melestarikan daya dukung lingkungan.Peranan Manusia yang bersifat negatif terhadap lingkungan   antara lain sebagai berikut:

1.      Eksploitasi yang melampaui batas sehingga persediaan  Sumber Daya Alam makin menciut (depletion);

2.      Punah atau merosotnya jumlah keanekaan jenis biota;

3.      Berubahnya ekosistem alami yang mantap dan seimbang menjadi ekosistem binaan yang tidak mantap karena terus menerus memerlukan subsidi energi;

4.      Berubahnya profil permukaan bumi yang dapat mengganggu kestabilan tanah hingga menimbulkan longsor;

5.      Masuknya energi bahan atau senyawa tertentu ke dalam lingkungan yang menimbulkan pencemaran air, udara, dan tanah. hal ini berakibat menurunnya kualitas lingkungan hidup. Pencemaran dapat menimbulkan dampak negatif pada lingkungan dan terhadap manusia itu sendiri;

Peranan Manusia yang menguntungkan lingkungan antara lain:

  1. Melakukan eksploitasi Sumber Daya Alam secara tepat dan bijaksana terutama SDA yang tidak dapat diperbaharui;
  2. Mengadakan penghijauan dan reboisasi untuk menjaga kelestarian keaneka jenis flora serta untuk mencegah terjadinya erosi dan banjir;
  3. Melakukan proses daur ulang serta pengolahan limbah agar kadar bahan pencemar yang terbuang ke dalam lingkungan tidak melampaui nilai ambang batasnya;
  4. Melakukan sistem pertanian secara tumpang sari atau multi kultur untuk menjaga kesuburan tanah. Untuk tanah pertanian yang miring dibuat sengkedan guna mencegah derasnya erosi serta terhanyutnya lapisan tanah yang mengandung humus;
  5. Membuat peraturan, organisasi atau undang-undang untuk melindungi lingkungan dan keanekaan jenis makhluk hidup.
  6.  

Sumber Alam

            Sumber alam dapat digolongkan ke dalam dua bagian yakni:Sumber alam yang dapat diperbaharui (renewable resources) atau disebut pula sumber-sumber alam biotik. Yang tergolong ke dalam sumber alam ini adalah semua makhluk hidup, hutan, hewan-hewan, dan tumbuhan-tumbuhan.

            Sumber alam yang tidak diperbaharui (nonrenewable resources) atau disebut pula sebagai golongan sumber alam biotik. Yang tergolong ke dalam sumber abiotik adalah tanah, air, bahan-bahan galian, mineral, dan bahan-bahan tambang lainnya.

            Sumber alam biotik mempunyai kemampuan diri atau bertambah, misalkan tumbuhan dapat berkembang biak dengan biji atau spora, dan hewan-hewan menghasilkan keturunannya dengan telur atau melahirkan. Oleh karena itu sumber daya alam tersebut dikatakan sebagai sumber daya alam yang masih dapat diperbaharui. Lain halnya dengan sumber daya alam abiotik yang tidak dapat memperbaharui dirinya. Bila sumber minyak, batu bara atau bahan-bahan lainnya telah habis digunakan manusia, maka habislah bahan-bahan tambang tersebut.

            Sumber alam biotik dapat  terus digunakan atau dimanfaatkan oleh manusia, bila manusia menggunakannya secara bijaksana dalam penggunaan berarti memperhatikan siklus hidup sumber alam tersebut, dan diusahakan jangan sampai sumber alam itu musnah. Sebab, jika suatu jenis spesies di bumi musnah, maka jenis tersebut tidak dapat muncul kembali. Seharusnya manusia menggunakan dengan baik sumber daya biotik dan abiotik secara tepat dan bertanggung jawab.

            Manusia memandang alam lingkungannya dengan bermacam-macam kebutuhan dan keinginan. Manusia bersaing dengan spesies lainnya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam hal ini manusia memiliki kemampuan lebih besar dibandingkan organisme lainnya, terutama dalam penggunaan sumber-sumber alamnya.

            Berbagai cara telah dilakukan manusia dalam menggunakan sumber-sumber alam berupa tanah, air, fauna, flora, bahan-bahan galian, dan sebagainya.

Namun sesuai dengan kondisi lingkungan saat ini manusia susah seharusnya melakukan perubahan. Perubahan yang dimaksud disini bukanlah transformasi yang diartikan sebagai perubahan seluruhnya (dari teknologi, sosial budaya dan ekonomi). Perubahan disini lebih kepada perubahan hidup berperilaku, kebiasaan dalam hidup yang menunjang pada penyelamatan lingkungan, perilaku hidup manusia.

            Masih banyak masyarakat kita yang memiliki kebiasaan yang tidak ramah lingkungan, seperti pengrusakan lingkungan demi keuntungan semata. Seharusnya manusia berhati-hati dalam mengolah tanah, air, udara mahluk mahluk yang ada di dunia ini. Khususnya pada lingkungan, manusia telah begitu banyak menimbulkan kerusakan pada bumi ini. Limbah, kotoran, sampah dibuang begitu saja tanpa mengindahkan lingkungandan mahluk lain. Responnya dari lingkungan dapat kita lihat seperti menyebabkan penyakit, bahkan menjadi bencana alam.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENUTUP

Kesimpulan

            Manusia bertindak sosial dengan cara memanfaatkan alam dan lingkungan untuk menyempurnakan serta meningkatkan kesejahteraan hidupnya demi kelangsungan hidup sejenisnya.

Manusia mempunyai pengaruh penting dalam kelangsungan ekosistem serta habitat manusia itu sendiri, tindakan-tindakan yang diambil atau kebijakan-kebijakan tentang hubungan dengan lingkungan akan berpengaruh bagi lingkungan dan manusia itu sendiri.

            Kemampuan kita untuk menyadari hal tersebut akan menentukan bagaimana hubungan kita sebagai manusia dan lingkungan kita. Hal ini memerlukan pembiasaan diri yang dapat membuat kita menyadari hubungan manusia dengan lingkungan. Manusia memiliki tugas untuk menjaga lingkungan demi menjaga kelansungan hidup manusia itu sendiri dimasa akan datang.

 

Saran

            Manusia perlu mengambil kebijakan-kebijakan terhadap lingkungan sebagai usaha untuk memperoleh efisiensi pemanfaatan sumber alam dan lingkungan. Kita sebagai manusia wajib menyadari bahwa kita saling terkait dengan lingkungan yang mengitari kita.

            Kemampuan kita untuk menyadari hal tersebut akan menentukan bagaimana hubungan kita sebagai manusia dan lingkungan kita. Hal ini memerlukan pembiasaan diri yang dapat membuat kita menyadari hubungan manusia dengan lingkungan.

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTARPUSTAKA

(http://afand.abatasa.com/post/detail/2405/lingkungan-hidup-kerusakan-        lingkungan-pengertian-kerusakan-linkungan-dan-pelestarian-.htm)

Diakses pada tanggal 25 Mei 2012

 

(http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia). Diakses pada tanggal 16 Mei 2012

 

(http://id.wikipedia.org/wiki/Ekologi. Diakses pada tanggal 25 Mei 2012

 

Anonim 2009. (http://www.facebook.com/grup/smasyamtala/note/peranan-

manusia-dalam-lingkungan-hidup).Di akses pada tanggal 25 Mei 2012

 

 

 

 

 

 

Aside | Posted on by | Leave a comment

MAKALAH ISBD MANUSIA DAN LINGKUNGAN

PENDAHULUAN

Latar  Belakang

            Membahas tentang manusia berarti membahas tentang kehidupan sosial dan budayanya, tentang tatanan nilai-nilai, peradaban, kebudayaan,lingkungan, sumber alam, dan segala aspek yang menyangkut manusia dan lingkungannya secara menyeluruh.

            Manusia adalah mahluk hidup ciptaan tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam, mengalami kelahiran, pertumbuhan, perkembangan, dan mati, dan seterusnya, serta terkait dan berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbal balik baik itu positif maupun negatif.

            Kehidupanmanusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya.Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan. Seringkali lingkungan yang terdiri dari sesama manusia disebut juga sebagai lingkungan sosial. Lingkungan sosial inilah yang membentuk sistem pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk kepribadian seseorang

            Manusia mendapakna unsur-unsur yang diperlukan dalam hidupnya dari lingkungan. Makin tinggi kebudayaan manusia, makin beraneka ragam kebutuhan hidupnya. Makin besar jumlah kebutuhan hidupnya berarti makin besar perhatian manusia terhadap lingkungannya.

            Perhatian dan pengaruh manusia terhadap ligkungan makin meningkat pada zaman teknologi maju. Masa ini manusia mengubah lingkungan hidup alami menjadi lingkungan hidup binaan. Eksplotasi sumber daya alam makin meningkat untuk memenuhin bahan dasar industri. Sebaliknya hasil industri berupa asap dan limbah mulai menurunkan kualitas lingkungan hidup.

Berdasarkan sifatnya, kebutuhan hidup manusia dapat dilihat dan dibagi menjadi 2, yaitu kebutuhan hidup materil antara lain adalah air, udara, sandang, pangan, papan, transportasi sera perlengkapan fisik lainnya. Dan kebutuhan nonmateril  adalah rasa aman, kasih sayang, pengakuan atas eksistensinya, pendidikan dan sistem nilai dalam masyarakat.

            Manusia merupakan komponen biotik lingkungan yang memiliki daya fikir dan daya nalar tertinggi dibandingkan makluk lainnya. Di sini jelas terlihat bahwa manusia merupakan komponen biotik lingkungan yang aktif. Hal ini disebabkan manusia dpaat secara aktif mengelola dan mengubah ekosistem sesuai dengan apa yang dikehendaki. Kegiatan manusia ini dapat menimbulkan bermacam-macam gejala.

Tujuan

            Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memberikan wawasan terhadap mahasiswa tentang bagaimana:

1.        Memahami  pengertian manusia

2.        Mengetahui kondisi lingkungan yang kondusif  bagi manusia

3.        Memberikan gambaran hubungan manusia dengan lingkungannya

4         Mencegah dampak-dampak negatif dari pengaruh manusia pada  lingkungannya

5.       Menganalisis sumber daya alam terkait sebagai kebutuhan manusia dan

mengklarifikasinnya.

Metode Penulisan

            Dalam penulisan makalah manusia dan lingkungan ini penulis menggunakan metode kajian pustaka dengan menggunakan media pustaka dan berbagai sumber media elektronik yang dewasa ini berkembang dengan

pesatnya.

PEMBAHASAN

Pengertian Manusia dan Lingkungan

Pengertian Manusia

            Manusia adalah makhluk hidup ciptaan tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam, mengalami kelahiran, pertumbuhan, perkembangan, mati, dan seterusnya, serta terkait dan berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbal balik positif maupun negatif.Manusia adalah makhluk yang terbukti berteknologi tinggi. Ini karena manusia memiliki perbandingan massa otak dengan massa tubuh terbesar diantara semua makhluk yang ada di bumi. Walaupun ini bukanlah pengukuran yang mutlak, namun perbandingan massa otak dengan tubuh manusia memang memberikan petunjuk dari segi intelektual relatif.

            Manusia atau orang dapat diartikan dari sudut pandang yang berbeda-beda, baik itu  menurut biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai homo sapiens (bahasa latin untuk manusia) yang merupakan sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi.

            Manusia juga sebagai mahkluk individu memiliki pemikiran-pemikiran tentang apa yang menurutnya baik dan sesuai dengan tindakan-tindakan yang akan diambil. Manusia pun berlaku sebagai makhluk sosial yang saling berhubungan dan keterkaitannya dengan lingkungan dan tempat tinggalnya.     Pengertian Lingkungan

            Lingkungan adalah suatu media dimana makhuk hidup tinggal, mencari penghidupannya, dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang terkait secara timbal balik dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya, terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks.

Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan. Pengertian lain dari lingkungan adalah segala sesuatu

 yang ada disekitar manusia yang memengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung.(Afand.abatasa.com)

Lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Jika kalian berada di sekolah, lingkungan biotiknya berupa teman-teman sekolah, bapak ibu guru serta karyawan, dan semua orang yang ada di sekolah, juga berbagai jenis tumbuhan yang ada di kebun sekolah serta hewan-hewan yang ada disekitarnya. Adapun lingkungan abiotik berupa udara, meja kursi, papan tulis, gedung sekolah, dan berbagai macam benda mati yang ada disekitar.

            Seringkali lingkungan yang terdiri dari sesama manusia disebut juga sebagai lingkungan sosial. Lingkungan sosial inilah yang membentuk sistem pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk kepribadian seseorang. (Wikipedia 2012)

Pengertian Ekologi

            Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos (“habitat”) dan logos (“ilmu”). Ekologi berarti ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (18341914). Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya.

Kita mengenal beberapa definisi untuk ekologi, misalnya:

a)       Ekologi ialah cabang biologi yang mempelajari hubungan timbal balik manusia dengan lingkungannya.

b)       Ekologi ialah studi ilmiah tentang interaksi yang menentukan penyebaran dan kepadatan makhluk hidup.

c)       Ekologi ialah biologi lingkungan.

            Bertolak dari definisi ekologi ialah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya maka ekologi dapat juga diartikan sebagai imu yang membahas hubungan manusia dan lingkungannya dipandang dari kepentingan dan kebutuhan  manusia terhadap lingkungan itu sendiri.

            Ekologi merupakan cabang ilmu yang masih relatif baru, yang baru muncul pada tahun 70-an. Akan tetapi, Ekologi mempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang biologinya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antara makhluk hidup dengan benda tidak hidup di tempat hidup atau lingkungannya. Ekologi, biologi dan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botani yang menggambarkan bahwa ekologi mencoba memperkirakan dan menggambarkan sebagian besar rantai makanan manusia.

            Para ahli ekologi mempelajari perpindahan energi dan materi dari makhluk hidup yang satu kepada makhluk hidup yang lain dalam lingkungannya serta faktor-faktor yang menyebabkannya. Serta perubahan populasi atau spesies pada waktu yang berbeda dalam faktor-faktor yang menyebabkannya. Terjadi hubungan antarspesies (interaksi antarspesies) makhluk hidup dan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Kini para ekolog (orang yang mempelajari ekologi) berfokus kepada ekowilayah bumi dan riset perubahan iklim.

            Terkadang ekologi dibandingkan dengan antropologi, sebab keduanya menggunakan banyak metode untuk mempelajari suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Antropologi ialah tentang bagaimana tubuh dan pikiran kita dipengaruhi lingkungan kita, sedangkan ekologi ialah tentang bagaimana lingkungan kita dipengaruhi tubuh dan pikiran kita.(Wikipedia 2012)

Lingkungan Hidup Manusia

            Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 Pasal 1 Angka 1 mengartikan Lingkungan Hidup sebagai “kesatuan ruang dengan kesemua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya”.(Anonim 2009)

            Manusia hidup, tumbuh, dan berkembang dalam lingkungan alam dan budayanya. Dalam lingkungan alamnya manusia hidup dalam sebuah ekosisten yakni, suatu unit atu satuan fungsional dari makhluk-makhluk hidup dengan lingkungannya. Dalam ekosisten terdapat komponen abiotik pada umumnya merupakan faktor lingkungan yang mempengaruhi makhluk-makhluk hidup diantaranya: tanah, udara atau gas-gas yang membentuk atmosfer, air, cahaya, suhu atau temperatur, Sedangkan komponen biotik diantaranya adalah: produsen, konsumen, pengurai.

Pengaruh Manusia Pada Alam Lingkungan Hidupnya

Manusia sedikit demi sedikit mulai menyesuaikan diri pada alam lingkungan hidupnya maupun komunitas biologis di tempat mereka hidup. Perubahan alam lingkungan hidup manusia tampak jelas di kota-kota, dibanding dengan pelosok dimana penduduknya masih sedikit dan primitif.

Perubahan alam lingkungan hidup manusia akan berpengaruh baik secara positif ataupun negatif. Berpengaruh bagi manusia karena manusia mendapatkan keuntungan dari perubahan tersebut, dan berpengaruh tidak baik karena dapat dapat mengurangi kemampuan alam lingkungan hidupnya untuk menyokong kehidupannya.

Manusia merupakan komponen biotik lingkungan yang memiliki kemampuan berfikir dan penalaran yang tinggi. Disamping itu manusia memiliki budaya, pranata sosial dan pengetahuan serta teknologi yang makin berkembang. Peranan manusia dalam lingkungan ada yang bersifat positif dan ada yang bersifat negatif. Peranan manusia yang bersifat negatif adalah peranan yang merugikan lingkungan. Kerugian ini secara langsung atau pun tidak langsung timbul akibat kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, peranan manusia yang bersifat positif adalah peranan yang berakibat menguntungkan lingkungan karena dapat menjaga dan melestarikan daya dukung lingkungan.Peranan Manusia yang bersifat negatif terhadap lingkungan   antara lain sebagai berikut:

1.      Eksploitasi yang melampaui batas sehingga persediaan  Sumber Daya Alam makin menciut (depletion);

2.      Punah atau merosotnya jumlah keanekaan jenis biota;

3.      Berubahnya ekosistem alami yang mantap dan seimbang menjadi ekosistem binaan yang tidak mantap karena terus menerus memerlukan subsidi energi;

4.      Berubahnya profil permukaan bumi yang dapat mengganggu kestabilan tanah hingga menimbulkan longsor;

5.      Masuknya energi bahan atau senyawa tertentu ke dalam lingkungan yang menimbulkan pencemaran air, udara, dan tanah. hal ini berakibat menurunnya kualitas lingkungan hidup. Pencemaran dapat menimbulkan dampak negatif pada lingkungan dan terhadap manusia itu sendiri;

Peranan Manusia yang menguntungkan lingkungan antara lain:

  1. Melakukan eksploitasi Sumber Daya Alam secara tepat dan bijaksana terutama SDA yang tidak dapat diperbaharui;
  2. Mengadakan penghijauan dan reboisasi untuk menjaga kelestarian keaneka jenis flora serta untuk mencegah terjadinya erosi dan banjir;
  3. Melakukan proses daur ulang serta pengolahan limbah agar kadar bahan pencemar yang terbuang ke dalam lingkungan tidak melampaui nilai ambang batasnya;
  4. Melakukan sistem pertanian secara tumpang sari atau multi kultur untuk menjaga kesuburan tanah. Untuk tanah pertanian yang miring dibuat sengkedan guna mencegah derasnya erosi serta terhanyutnya lapisan tanah yang mengandung humus;
  5. Membuat peraturan, organisasi atau undang-undang untuk melindungi lingkungan dan keanekaan jenis makhluk hidup.
  6.  

Sumber Alam

            Sumber alam dapat digolongkan ke dalam dua bagian yakni:Sumber alam yang dapat diperbaharui (renewable resources) atau disebut pula sumber-sumber alam biotik. Yang tergolong ke dalam sumber alam ini adalah semua makhluk hidup, hutan, hewan-hewan, dan tumbuhan-tumbuhan.

            Sumber alam yang tidak diperbaharui (nonrenewable resources) atau disebut pula sebagai golongan sumber alam biotik. Yang tergolong ke dalam sumber abiotik adalah tanah, air, bahan-bahan galian, mineral, dan bahan-bahan tambang lainnya.

            Sumber alam biotik mempunyai kemampuan diri atau bertambah, misalkan tumbuhan dapat berkembang biak dengan biji atau spora, dan hewan-hewan menghasilkan keturunannya dengan telur atau melahirkan. Oleh karena itu sumber daya alam tersebut dikatakan sebagai sumber daya alam yang masih dapat diperbaharui. Lain halnya dengan sumber daya alam abiotik yang tidak dapat memperbaharui dirinya. Bila sumber minyak, batu bara atau bahan-bahan lainnya telah habis digunakan manusia, maka habislah bahan-bahan tambang tersebut.

            Sumber alam biotik dapat  terus digunakan atau dimanfaatkan oleh manusia, bila manusia menggunakannya secara bijaksana dalam penggunaan berarti memperhatikan siklus hidup sumber alam tersebut, dan diusahakan jangan sampai sumber alam itu musnah. Sebab, jika suatu jenis spesies di bumi musnah, maka jenis tersebut tidak dapat muncul kembali. Seharusnya manusia menggunakan dengan baik sumber daya biotik dan abiotik secara tepat dan bertanggung jawab.

            Manusia memandang alam lingkungannya dengan bermacam-macam kebutuhan dan keinginan. Manusia bersaing dengan spesies lainnya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam hal ini manusia memiliki kemampuan lebih besar dibandingkan organisme lainnya, terutama dalam penggunaan sumber-sumber alamnya.

            Berbagai cara telah dilakukan manusia dalam menggunakan sumber-sumber alam berupa tanah, air, fauna, flora, bahan-bahan galian, dan sebagainya.

Namun sesuai dengan kondisi lingkungan saat ini manusia susah seharusnya melakukan perubahan. Perubahan yang dimaksud disini bukanlah transformasi yang diartikan sebagai perubahan seluruhnya (dari teknologi, sosial budaya dan ekonomi). Perubahan disini lebih kepada perubahan hidup berperilaku, kebiasaan dalam hidup yang menunjang pada penyelamatan lingkungan, perilaku hidup manusia.

            Masih banyak masyarakat kita yang memiliki kebiasaan yang tidak ramah lingkungan, seperti pengrusakan lingkungan demi keuntungan semata. Seharusnya manusia berhati-hati dalam mengolah tanah, air, udara mahluk mahluk yang ada di dunia ini. Khususnya pada lingkungan, manusia telah begitu banyak menimbulkan kerusakan pada bumi ini. Limbah, kotoran, sampah dibuang begitu saja tanpa mengindahkan lingkungandan mahluk lain. Responnya dari lingkungan dapat kita lihat seperti menyebabkan penyakit, bahkan menjadi bencana alam.

PENUTUP

Kesimpulan

            Manusia bertindak sosial dengan cara memanfaatkan alam dan lingkungan untuk menyempurnakan serta meningkatkan kesejahteraan hidupnya demi kelangsungan hidup sejenisnya.

Manusia mempunyai pengaruh penting dalam kelangsungan ekosistem serta habitat manusia itu sendiri, tindakan-tindakan yang diambil atau kebijakan-kebijakan tentang hubungan dengan lingkungan akan berpengaruh bagi lingkungan dan manusia itu sendiri.

            Kemampuan kita untuk menyadari hal tersebut akan menentukan bagaimana hubungan kita sebagai manusia dan lingkungan kita. Hal ini memerlukan pembiasaan diri yang dapat membuat kita menyadari hubungan manusia dengan lingkungan. Manusia memiliki tugas untuk menjaga lingkungan demi menjaga kelansungan hidup manusia itu sendiri dimasa akan datang.

Saran

            Manusia perlu mengambil kebijakan-kebijakan terhadap lingkungan sebagai usaha untuk memperoleh efisiensi pemanfaatan sumber alam dan lingkungan. Kita sebagai manusia wajib menyadari bahwa kita saling terkait dengan lingkungan yang mengitari kita.

            Kemampuan kita untuk menyadari hal tersebut akan menentukan bagaimana hubungan kita sebagai manusia dan lingkungan kita. Hal ini memerlukan pembiasaan diri yang dapat membuat kita menyadari hubungan manusia dengan lingkungan.

DAFTARPUSTAKA

(http://afand.abatasa.com/post/detail/2405/lingkungan-hidup-kerusakan-        lingkungan-pengertian-kerusakan-linkungan-dan-pelestarian-.htm)

Diakses pada tanggal 25 Mei 2012

 

(http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia). Diakses pada tanggal 16 Mei 2012

(http://id.wikipedia.org/wiki/Ekologi. Diakses pada tanggal 25 Mei 2012

Anonim 2009. (http://www.facebook.com/grup/smasyamtala/note/peranan-

manusia-dalam-lingkungan-hidup).Di akses pada tanggal 25 Mei 2012

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

TERANCAMNYA POP…

TERANCAMNYA POPULASI ORANG HUTAN AKIBAT DARI ALIH FUNGSI LAHAN DI KALIMANTAN

(Makalah Keanekaragaman Hayati)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh

LUKMAN ARIYANTO

E1A211024

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

FAKULTAS PERTANIAN

UNIIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

BANJARBARU

2012 Continue reading

Aside | Posted on by | Leave a comment

Untuk negriku

sebuah gerakan kecil sangatlah di perlukan untuk penyelamatan negri ini.bersama marilah kita bangun jaringan yang berbasis kepedulian terhadap lingkungan .

Posted in Uncategorized | Leave a comment